PUISIKU
KENANGAN MANIS
Dulu, ada tawa selalu bersama menghias disisa waktuku
Bersama orang-orang terkasih, bersama dalam bahagia seolah akan abadi
Itu dulu
Setelah semua pergi ada sadar begitu dalam merasuk hingga menembus sumsum tulang
Aku cuma sendiri
Yang lain mati
Bahagia dulu mudahnya terganti dengan bulir-bulir bening dimataku
Karena aku cuma sendiri
Yang tersisa tak lagi peduli apa mauku dan apa keinginanku
Mereka mati
Dulu kita berbagi dalam satu cerita sama
Saling bangun dan saling kuatkan diri tapi apa
Dimana semua itu
Aku kini cuma sendiri
Semua telah kembali pada asal masing-masing
Dan aku tak bisa mencegah itu
Teratai Merah
Selasa, 08 Oktober 2013
Senin, 07 Oktober 2013
PERANAN ORANG TUA
Begitu berartinya keberadaan orang tua dimata anak-anaknya. Seorang ayah yang mampu menjadi pengayom keluarganya, mencintai dan menyanyangi anak istri dengan tulus, setia pada satu tekad membanngun keutuhan keluarga, menciptakan keharmonisan yang dinamis, walau mungkin hanya berpenghasilan pas-pasan, setiap pulang kerja ada senyum dan sapaan buat istri dan anak tercinta, tiap sore meluangkan waktu menunggui belajar sikecil, membimbingnya mengerjakan PR di sertai canda canda kecil dan sedikit nasehat bermakna buat sikecil, bersama istri menemani sikecil tidur dan membangunkannya keesokan harinya dengan kecupan sayang dan sapaan manis.
Seorang ibu yang mampu menjadi sosok teladan bagi putra putrinya, memandikan sikecil dipagi hari, menyajikan sarapan pagi buat keluarga, mengantarkan anak-anaknya kesekolah, pulang kerja tidak sampai larut malam, selalu bisa membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga, menghargai suami dan mematuhi setiap perkataan suaminya, membimbing anak-anaknya bersikap santun kepada sesama, membimbing anak-anaknya untuk menghargai sesama manusia, dan selalu mengingatkan mereka pada sang pencipta.
Jika ayah dan ibu mampu berperan diposisinya dengan baik dan benar insyaallah akan menghasilkan anak yang baik pula, anak yang tidak hobi keluyuran, anak yang tidak hobi mabuk, dan anak yang bisa menghargai dan menghormati lawan jenisnya.
Wahai bapak dan ibu dimanapun dirimu berada, jadikan anak tetap dinomor satu. Anak butuh uang melimpah tapi anak lebih butuh kasih sayang dan perhatian dari orang tuanya sendiri, bukan dari pelukan anak orang lain.
Jadikan agama sebagai alasan untuk bersikap santun dan menghormati orang lain.
Karena baik buruknya orang tua mempunyai dampak yang besar bagi putra putrinya. Dan majunya sebuah bangsa terkait erat dengan peranan orang tua dimata anak-anaknya.
Begitu berartinya keberadaan orang tua dimata anak-anaknya. Seorang ayah yang mampu menjadi pengayom keluarganya, mencintai dan menyanyangi anak istri dengan tulus, setia pada satu tekad membanngun keutuhan keluarga, menciptakan keharmonisan yang dinamis, walau mungkin hanya berpenghasilan pas-pasan, setiap pulang kerja ada senyum dan sapaan buat istri dan anak tercinta, tiap sore meluangkan waktu menunggui belajar sikecil, membimbingnya mengerjakan PR di sertai canda canda kecil dan sedikit nasehat bermakna buat sikecil, bersama istri menemani sikecil tidur dan membangunkannya keesokan harinya dengan kecupan sayang dan sapaan manis.
Seorang ibu yang mampu menjadi sosok teladan bagi putra putrinya, memandikan sikecil dipagi hari, menyajikan sarapan pagi buat keluarga, mengantarkan anak-anaknya kesekolah, pulang kerja tidak sampai larut malam, selalu bisa membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga, menghargai suami dan mematuhi setiap perkataan suaminya, membimbing anak-anaknya bersikap santun kepada sesama, membimbing anak-anaknya untuk menghargai sesama manusia, dan selalu mengingatkan mereka pada sang pencipta.
Jika ayah dan ibu mampu berperan diposisinya dengan baik dan benar insyaallah akan menghasilkan anak yang baik pula, anak yang tidak hobi keluyuran, anak yang tidak hobi mabuk, dan anak yang bisa menghargai dan menghormati lawan jenisnya.
Wahai bapak dan ibu dimanapun dirimu berada, jadikan anak tetap dinomor satu. Anak butuh uang melimpah tapi anak lebih butuh kasih sayang dan perhatian dari orang tuanya sendiri, bukan dari pelukan anak orang lain.
Jadikan agama sebagai alasan untuk bersikap santun dan menghormati orang lain.
Karena baik buruknya orang tua mempunyai dampak yang besar bagi putra putrinya. Dan majunya sebuah bangsa terkait erat dengan peranan orang tua dimata anak-anaknya.
AKU
jadikan aku seperti maumu
tapi aku bukan robot bermesin dan bertombol merah
walau aku punya hati
masihkah punya arti
kita sama sebagai manusia dengan satu makanan dan minuman
kita sama sebagai manusia dalam satu merahnya darah
tapi aku bukan dirimu
siapa aku
cuma kesetmu
cuma punya peluh berbalut mimpi akan kesuksesan
siapa aku
manusia rendah tiada punya apa apa
cuma punya kesadaran akan posisi sebenarnya dimana
cuma punya impian dan hayalan tiada berujung tiada berpangkal
jadikan aku seperti maumu
tanpa melihat dan peduli segudang mauku
karena aku, siapa aku
aku cuma gibalmu
jadikan aku seperti maumu
tapi aku bukan robot bermesin dan bertombol merah
walau aku punya hati
masihkah punya arti
kita sama sebagai manusia dengan satu makanan dan minuman
kita sama sebagai manusia dalam satu merahnya darah
tapi aku bukan dirimu
siapa aku
cuma kesetmu
cuma punya peluh berbalut mimpi akan kesuksesan
siapa aku
manusia rendah tiada punya apa apa
cuma punya kesadaran akan posisi sebenarnya dimana
cuma punya impian dan hayalan tiada berujung tiada berpangkal
jadikan aku seperti maumu
tanpa melihat dan peduli segudang mauku
karena aku, siapa aku
aku cuma gibalmu
Senin, 22 Oktober 2012
tips hidup sehat
1. Makan teratur
2. Tidur teratur
3. Pemasukan keuangan teratur
4. Kalau capek jangan lembur
5. Hapus galau dengan hal-hal lucu biar hati terhibur
6. Hadapi setiap masalah dengan senyum jangan kabur
7. Biar gak lemas kurangi makan bubur
8. Agar lebih fit temani laukmu dengan sayur
9. Lebih mantap dan oke tambahkan bajigur
10. e e e aku cuma iseng daripada nganggur
1. Makan teratur
2. Tidur teratur
3. Pemasukan keuangan teratur
4. Kalau capek jangan lembur
5. Hapus galau dengan hal-hal lucu biar hati terhibur
6. Hadapi setiap masalah dengan senyum jangan kabur
7. Biar gak lemas kurangi makan bubur
8. Agar lebih fit temani laukmu dengan sayur
9. Lebih mantap dan oke tambahkan bajigur
10. e e e aku cuma iseng daripada nganggur
Selasa, 02 Oktober 2012
HARI INI
Kurasa pagi begitu indah
Meski tanpa ayunan bunda
Meski tanpa basa basi seperti biasanya
Tuhan ...... indahnya rahmatMu hari ini, hingga kurasa
Ringan pundak ini, bersih pula hati
Tersenyum sudah setelah sewindu bermuram durja
Semua tahu itu
Bidukku tenang sudah
Wahai pulau impianku tunggulah aku dengan senyumanmu
Aku pastikan datang padamu
Kita bernyanyi bersama, bercanda bersama
Dalam suka maupun duka
Kurasa pagi begitu indah
Meski tanpa ayunan bunda
Meski tanpa basa basi seperti biasanya
Tuhan ...... indahnya rahmatMu hari ini, hingga kurasa
Ringan pundak ini, bersih pula hati
Tersenyum sudah setelah sewindu bermuram durja
Semua tahu itu
Bidukku tenang sudah
Wahai pulau impianku tunggulah aku dengan senyumanmu
Aku pastikan datang padamu
Kita bernyanyi bersama, bercanda bersama
Dalam suka maupun duka
Kamis, 27 September 2012
BILA
Bila mungkin berusaha tiada putus pastilah ada
Kekuatan hati tuk bertahan dari segala amukan badai-Mu ya Allah
Tapi mengapa..... dimata ini dan dihati ini
Dosa menari nari begitu indahnya
Meliuk-liuk demikian rupa bak penari ternama
Tiada daya bila ku mesti korbankan semua permata-permata ku
Tiada mampu kutatap kilauan mutiara yang nantinya bergulir satu-persatu
Besi baja luluh lantak bergabung serpihan-serpihan debu
Bertertabangan karena diriku
Ada sakit didada ini ya Allah begitu sakitku
Tapi kumohon pada Mu biarku sakit saja
Biarku saja menahan segala kepenatan akan kerisauan perasaan ini
Nantipun pasti ku mampu menghalau semuanya
Bilakah terjadi Ya Allah...
Aku sakit aku lelah aku ingin aku enggan ahhhhh
Aku rindu kedamaian
Aku ingin semua mampu kulewati
Satu satu
Bila mungkin berusaha tiada putus pastilah ada
Kekuatan hati tuk bertahan dari segala amukan badai-Mu ya Allah
Tapi mengapa..... dimata ini dan dihati ini
Dosa menari nari begitu indahnya
Meliuk-liuk demikian rupa bak penari ternama
Tiada daya bila ku mesti korbankan semua permata-permata ku
Tiada mampu kutatap kilauan mutiara yang nantinya bergulir satu-persatu
Besi baja luluh lantak bergabung serpihan-serpihan debu
Bertertabangan karena diriku
Ada sakit didada ini ya Allah begitu sakitku
Tapi kumohon pada Mu biarku sakit saja
Biarku saja menahan segala kepenatan akan kerisauan perasaan ini
Nantipun pasti ku mampu menghalau semuanya
Bilakah terjadi Ya Allah...
Aku sakit aku lelah aku ingin aku enggan ahhhhh
Aku rindu kedamaian
Aku ingin semua mampu kulewati
Satu satu
DIMANA PERAHUKU
Ya Allah, dimana perahuku hendak kutambatkan
Sementara angin asyik bermain dengan liukan ombak
Didada ini dan di hati ini
ada bingung bernyanyi dalam katupan bibirku
Dan aku mulai menangis
Meamandangmu dari biduk tuaku ini
Ya Allah maafkan aku
Perahuku semakin terombang-ambing
Oleh permainan ombak
Oleh permainan angin
Mengapa aku begitu rapuh
Hingga tak kuasa kurasa tuk menggapai tepian kehidupan
Ada lelah membelaiku begitu lembut
Apakah malaikat telah dekat padaku Ya Allah
Kumohon Padamu
Kuatkan aku agar kumampu
Membawa perahuku hingga ketepi sana
Sampai malaikat itu benar-benar menyambutku dengan senyuman
Ya Allah, dimana perahuku hendak kutambatkan
Sementara angin asyik bermain dengan liukan ombak
Didada ini dan di hati ini
ada bingung bernyanyi dalam katupan bibirku
Dan aku mulai menangis
Meamandangmu dari biduk tuaku ini
Ya Allah maafkan aku
Perahuku semakin terombang-ambing
Oleh permainan ombak
Oleh permainan angin
Mengapa aku begitu rapuh
Hingga tak kuasa kurasa tuk menggapai tepian kehidupan
Ada lelah membelaiku begitu lembut
Apakah malaikat telah dekat padaku Ya Allah
Kumohon Padamu
Kuatkan aku agar kumampu
Membawa perahuku hingga ketepi sana
Sampai malaikat itu benar-benar menyambutku dengan senyuman
Langganan:
Postingan (Atom)