Kamis, 27 September 2012

DIMANA PERAHUKU

Ya Allah, dimana perahuku hendak kutambatkan
Sementara angin asyik bermain dengan liukan ombak
Didada ini dan di hati ini
ada bingung bernyanyi dalam katupan bibirku
Dan aku mulai menangis
Meamandangmu dari biduk tuaku ini
Ya Allah maafkan aku
Perahuku semakin terombang-ambing
Oleh permainan ombak
Oleh permainan angin
Mengapa aku begitu rapuh
Hingga tak kuasa kurasa tuk menggapai tepian kehidupan
Ada lelah membelaiku begitu lembut
Apakah malaikat telah dekat padaku Ya Allah
Kumohon Padamu
Kuatkan aku agar kumampu
Membawa perahuku hingga ketepi sana
Sampai malaikat itu benar-benar menyambutku dengan senyuman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar